Bg

Berita - IAIN Surakarta

Kunjungan Universitas Nahdhatul Ulama (UNU) Surakarta ke Kantor Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Surakarta

10 Oktober 2018

Selasa 09 Oktober 2018 kantor Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Surakarta kedatangan tamu dari tim LPM Universitas Nahdhatul Ulama (UNU) Surakarta. Kunjungan ini merupakan kunjungan studi banding untuk belajar tentang proses penjaminan mutu yang telah berjalan di lingkungan IAIN Surakarta.

Tim LPM UNU tiba di kantor LPM IAIN Surakarta pukul 09.00 WIB dan langsung disambut oleh ketua LPM IAIN Surakarta. Acara yang berlangsung secara dialog ini membicarakan banyak hal yang berkaitan dengan sistem dan proses yang berlaku dalam jaminan mutu di lingkungan kampus. Dr. Muh. Nashirudin selaku ketua LPM IAIN Surakarta mengatakan bahwa sistem penjaminan mutu merupakan aspek yang sangat penting dalam pengembangan sebuah perguuan tinggi, karena kualitas penyelenggaraan perguruan tinggi dapat diukur dari tingkat mutu yang berjalan. Pada dasarnya jaminan mutu seharusnya berjalan sesuai dengan siklus PPEPP (Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi Pelaksanaan, Pengendalian dan Peningkatan). Namun kontrol mutu juga  merupakan bagian terpenting dari proses jaminan mutu, karena berjalannya mutu tergantung dari kualitas kontrol yang dilakukan oleh seluruh pemegang kebijakan yang ada di lingkungan kampus.

Dalam diskusi mengenai penjaminan mutu tersebut, pihak dari tim LPM UNU mempertanyakan langkah-langkah yang harus ditempuh dalam pembentukan lingkungan mutu di lingkungan IAIN Surakarta. Dr. Lukman Fauroni selaku Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu mengatakan bahwa pembentukan rencana strategis yang merupakan pengejawantahan dari target institut merupakan langkah awal yang harus dilakukan. Rencana tersebut harus realistis dengan melihat pada fakta-fakta kongkrit yang terjadi. Seperti perkembangan teknologi dan juga fenomena sosial merupakan bahan utama dalam pembentukan rencana tersebut. Pasalnya lulusan yang akan dihasilkan harus mampu menjawab tantangan dari perkembangan tersebut. Sederhananya, target institut harus bisa menjadi gambaran dari jawaban akan persoalan-persoalan masa depan. Oleh sebab itu, rencana tersebut harus realistis dan mampu dilaksanakan oleh seluruh pihak yang ada di lingkungan kampus.

Dr. Waryunah Irmawati selaku sekretaris LPM menambahkan bahwa arsiparis dokumen yang berkaitan dengan proses mutu juga penting,  karena itu akan menjadi bahan penilaian yang akan dilihat ketika tim asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) datang. Dokumen mutu itu tidak hanya pada proses pendidikan, melainkan seluruh proses administrasi harus bisa didokumentasikan. Sekali lagi itu akan menjadi bahan bukti dalam penilaian.

Dalam kunjungan tersebut juga dibicarakan terkait masalah sistem informasi. Keterbukaan informasi merupakan salah satu faktor penting dalam proses penjaminan mutu saat ini. Pasalnya, era digital yang sekarang berkembang menuntut adanya digitalisasi informasi di segala bidang. Hal ini pula menjadi mendapat penilaian yang tinggi dalam penilaian mutu kampus. Sistem ini harus bisa terintegrasi dalam semua proses akademik yang ada di kampus.

Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh pimpinan institut yang kali ini dihadiri oleh Wakil Rektor II Dr. Muh. Munadi, M. Pd. Dalam sambutannya beliau berpesan bahwa peran pimpinan institut juga sangat menentukan dalam proses penjaminan mutu di kampus. Hal ini menunjukkan adanya kepedulian pimpinan dalam proses tersebut. Sistem kontrol yang dilakukan oleh pimpinan membawa dampak  penting pada proses  kedisiplinan,  karena setiap proses pasti menentkan tingkat  keberhasilan termasuk  proses kontrol ini.

Akhirnya kunjugan tersebut berakhir pada pukul 12.00 siang. Tim LPM IAIN Surakarta dan Tim LPM UNU Surakarta melaksanakan sholat dzuhur berjama’ah dan makan siang bersama. Dan kunjugan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama.