Bg

Berita - IAIN Surakarta

Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri Surakarta kembali menyelenggarakan kegiatan Workshop Penyusunan Borang Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) TAhap II

7 September 2018

Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri Surakarta kembali menyelenggarakan kegiatan Workshop Penyusunan Borang Akreditasi Perguruan Tinggi (APT). Pada kegiatan workshop APT tahap yang kedua ini LPM menghadirkan narasumber dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijogo Yogyakarta.Pembahasan workshop kali ini adalah tahapan dan kisi-kisi tentang dokumen standar 4, 5 dan 6 sebagai persiapan akreditasi institut. Dr. Ahmad Rifa’i, M. Phil sebagai narasumber memberikan pemaparan singkat tentang kriteria standar akreditasi yang harus disusun secara detil dan juga kongkrit. Instrument tiap standar harus memiliki kesinambungan data dengan standar lainnya. Tidak hanya 3 standar yang telah disebut sebelumnya, melainkan seluruh standar. Sederhananya, semua standar akreditasi yang berjumlah 9 standar kali ini merupakan satu batang tubuh yang memiliki tugas pokok dan posisi masing-masing.

Acara yang diselenggarakn di hall hotel Amrani Syari’ah Solo pada tanggal 6 – 7 September 2018 tersebut dihadiri 50 peserta yang terdiri dari tim APT dan juga beberapa pemegang kebijakan di lingkungan IAIN Surakarta. Peserta diminta untuk melakukan dialog untuk mendiskusikan segala hal yang berkaitan dengan proses dan cara penyusunan dan kriteria penilaian dokumen. Hal ini bertujuan agar peserta dari tim benar-benar memahami tugasnya masing-masing, dan juga para pemegang kebijakan bias membantu sebagai pihak yang menyediakan supporting data untuk kelengkapan dokumen borang APT.

Workshop dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah pemaparan dari narasumber dan disertai dengan dialog seperti yang telah dijelaskan di atas. Pada tahap yang kedua, peserta dibagi beberapa kelompok berdasarkan standar akreditasi yang telah ditentukan. Tugasnya adalah memulai untuk membuat narasi dan juga penyusunan dokumen akreditasi berdasarkan data yang telah disediakan oleh para pemegang kebijakan. Dalam tahap ini acara berlangsung sangat riuh dengan diskusi antara nggota disetiap kelompok. Terlihat semangat dari setiap peserta, karena aktifnya peserta dalam keikutsertaan dalam acara ini.

Pada tahap yang ketiga dilakukan simulasi penilaian dari narasumber. Gunanya adalah agar mendapatkan bahan evaluasi dari susunan dokumen awal, sehingga bias diketahui cara yang benar dalam penyusunan dokumen. Selain itu, simulasi ini akan dijadikan pedoman dalam melihat struktur penilaian yang memang berlaku secara nasional dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Akhirnya, workshop yang telah dilaksanakan selama dua hari ini sampai pada tahap akhir. Acara yang dilaksanakan pada hari Kamis hingga Jum’at tanggal 6 dan 7 September 2018 ini diakhiri dengan dokumen mentah standar 4, 5 dan 6 yang akan dilakukan finalisasinya pada kesempatan selanjutnya. Acara ditutup resmi dengan perfotoan bersama antara peserta dengan narasumber. Sebagai penutup, Dr. Ahmad Rifa’i berpesan bahwa penyusunan borang APT ini harus diniatkan ibadah agar mendapatkan berkah dan dimudahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala.