Bg

Berita - IAIN Surakarta

Sosialisasi APT Versi 3.0 dengan 9 Kriteria hari kedua di Bali

4 Agustus 2018

Kegiatan sosialisasi IAPT Versi 3.0 dengan 9 kriteria masih berlanjut. Hari kedua pada kegiatan ini, diawali dengan pemberian materi dari Prof. Dr. S.M Widyastuti, M.Sc dari Majelis BAN PT. Beliau menyampaikan tentang Perkembangan Terkini Akreditasi PT, khususnya terkait dengan instrumen baru APT yang dinamai IAPT Versi 3.0. Pada instrumen baru ini, setiap PT yang akan mengajukan akreditasi wajib untuk menuliskan Laporan Kinerja PT (Buku 1) dan Laporan Evaluasi Diri (Buku 2).

Laporan Kinerja PT (LKPT) memuat tentang Tata pamong, tata kelola dan kerjasama; mahasiswa, Sumber daya manusia; keuangan dan sarana prasarana serta luaran dan capaian. Laporan Evaluasi Diri (LED) meliputi Cakupan Evaluasi Diri; kriteria; Analisis Penetapan Program Pengembangan Institusi dan Penutup.Instrumen Akreditasi PT Versi 3.0 ini mempunyai 9 kriteria yang sedikit berbeda dengan instrumen sebelumnya yang hanya terdiri dari 7 standar. Diantara perbedaan yang terlihat adalah adanya kriteria tambahan yaitu Pelayanan Umum serta Luaran dan Capaian.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi kedua oleh Prof. Dr. Akhmad Fauzi, M.Si tentang Penguatan Mutu PT melalui Akreditasi (SAPTO). Beliau menyampaikan bahwa Instrumen IAPT Versi 3.0 dibuat karena menyesuaikan tuntutan dari SN Dikti. PT yang mengajukan akreditasi harus menulis borang secara Jujur, Amanah, Cerdas, Akurat, Objektif dan Accountable. Apabila PT tidak memegang prinsip-prinsip tersebut, dikhawatirkan ada plagiasi dari borang-borang yang lain karena dalam Akreditasi berbasis SAPTO ada Cek Kemiripan oleh BAN PT. Dan bagi PT yang terindikasi melakukan plagiasi akan dikenakan sanksi.

Selesai pemaparan dari para narasumber, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antara Tim LPM PTKIN seluruh Indonesia bersama Asesor-asesor BAN PT terkait dengan problematika Akreditasi Program Studi dan Akreditasi PT. Beberapa solusi atas permasalahan pengajuan akreditasi di PTKIN telah disampaikan oleh para Asesor. Kegiatan berlanjut sampai malam dengan agenda Rapat koordinasi Tim LPM PTKIN seluruh Indonesia yang menghasilkan beberapa kesepakatan untuk peningatan mutu PTKIN. Rapat koordinasi dipimpin oleh Tim Presidium.